2007 - Baseline Studi Ekologi di Kab. Tapanuli Tengah

BS Ekologi TaptengKabupaten Tapanuli Tengah terletak disisi barat Provinsi Sumatera Utara. Kabupaten ini  sebagian besar wilayahnya terdapat di daratan Pulau Sumatera, hanya beberapa pulau besar-kecil, terletak di Teluk Sibolga atau Teluk Tapian Nauli, dengan Pulau Mansalar, salah satu pulau yang cukup besar  yang terletak di bagian luar teluk.

 Dalam program COREMAP,  yang sudah berjalan sampai ke Fase II saat ini, telah dilakukan kegiatan studi baseline di perairan Kabupaten Tapanuli Tengah ini pada tahun 2004. Hasil pengamatan telah disajikan dalam laporan Baseline Ekologi Tapanuli Tengah tahun 2006.  Kegiatan baseline tersebut difokuskan pada studi ekologi karang, ikan karang dan biota megabentos di daerah yaitu pesisir utara dan selatan teluk dengan kota Sibolga terletak di tengahnya, dan di Pulau-pulau Mansalar, Kukusan, Poncan Besar dan Poncan Kecil. Seiring dengan berjalannya waktu, pihak penyandang dana untuk lokasi COREMAP di barat Indonesia dalam hal ini öAsian Development Bankö (ADB), merasa perlu adanya penambahan lokasi pengamatan. Lokasi - lokasi tersebut disesuaikan dengan lokasi tambahan yang ditetapkan sebagai desa asuhan kegiatan sosial ekonomi COREMAP - LIPI. Lokasi tambahan masih terletak di pesisir teluk di daerah Sitardas dan Jago-Jago.

 Studi baseline ekologi terumbu karang di lokasi ini melibatkan beberapa kelompok penelitian. Metode penarikan sampel dan analisa data yang digunakan oleh masing-masing kelompok penelitian tersebut diuraikan berdasarkan kepada metode yang dipakai oleh masing-masing bidang penelitian yaitu GIS dengan pemetaan dan peninjauan di lapangan (ground truth), karang dengan metode RRI dan LIT, ikan karang dengan metode UVC dan megabentos dengan metode öreef checkö.

Studi baseline kali ini dilakukan di pesisir Jago-Jago dan Sitardas. Tujuannya untuk mendapatkan data tambahan sebagai data dasar ekologi  terumbu karang di lokasi tersebut, untuk melengkapi data lain yang sudah ada.

KESIMPULAN
Kondisi karang di lokasi transek bervariasi, dari kategori jelek sampai kategori sedang. Pertumbuhan karang di pesisir Jago-Jago (St.TPTL 55) kurang baik karena berdekatan dengan muara sungai, demikian pula di St.TPTL 60 (gosong).  Demikian pula dengan kondisi megabentos, di mana di St.TPTL 60, tidak ditemukan satupun biota megabentos di lokasi transek.

Untuk ikan karang, secara umum kelimpahan ikan kelompok  major cukup tinggi dan mendominasi seluruh lokasi.