2006 - Manual Monitoring Kesehatan Karang

Coral Reef Rehabilitation and Management Program (COREMAP) merupakan salah satu program pemerintah yang dirancang untuk menyelamatkan terumbu karang di Indonesia, yang akhir-akhir ini mengalami kerusakan yang parah. Program ini sudah memasuki tahap kedua yaitu fase akselerasi dan akan berakhir pada tahun 2009. Pada fase kedua ini COREMAP didanai oleh 2 sumber, yaitu Asean Development Bank (ADB) dan World Bank (WB). ADB mendanai lokasi di Indonesia bagian Barat, yaitu Kabupaten Mentawai, Nias, Nias Selatan, Tapanuli Tengah, Senayang, Lingga, Natuna dan Kota Batam. Selanjutnya World Bank mendanai lokasi di Indonesia Bagian Timur, yaitu Kabupaten Pangkep, Selayar, Sikka, Buton, Wakatobi, Biak dan Rajaampat.

Dalam rangka melihat pencapaian program telah ditentukan Indikator keberhasilan, yang antara lain dilihat dari aspek ekologi dan sosial-ekonomi. Beberapa kriteria indikator ekologis adalah 1) persentase tutupan karang hidup meningkat setiap tahun; 2) jumlah ikan kepe-kepe untuk spesies yang ada bertambah banyak selama 10 tahun. Adapun indikator sosial ekonomi pendapatan per kapita masyarakat meningkat setiap tahun.

Untuk mengukur pencapaian indikator keberhasilan COREMAP tersebut, maka telah dirancang suatu cara monitoring yang dikenal sebagai Benefit Monitoring Evaluation (BME). BME terdiri dari 3 kegiatan utama, yaitu : 1) Reef Health Monitoring, digunakan untuk mengukur kenaikan persentase tutupan karang hidup; 2) Pemantauan Berbasis Masyarakat, untuk mengukur Kenaikan Per Satuan Usaha (Catch Per Unit Effort); 3) Survey Sosial Ekonomi, untuk mengukur kenaikan pendapatan masyarakat.

CRITC Nasional maupun CRITC Daerah memegang peranan utama dalam kegiatan BME. Kegiatan Reef Health Monitoring dan Survey Social Ekonomi sepenuhnya menjadi tanggung jawab CRITC, sementara kegiatan Pemantauan Perikanan Berbasis Masyarakat adalah tanggung jawab bersama antara CBM dan CRITC. Untuk memperlancar kegiatan BME, maka CRITC Nasional telah merevisi manual BME yang sudah dibuat pada saat COREMAP I. Manual ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan standart baku CRITC Nasional maupun CRITC Daerah dalam melaksanakan kegiatan BME.