2015 - Panduan Monitoring Padang Lamun

Luas terumbu karang Indonesia mencapai 39.583 km2  atau sekitar 45,7% dari total 86.503 km2 luas terumbu di wilayah segitiga karang dengan puncak keanekaragaman hayati tertinggi antara lain 590 spesies karang batu dan 2.200 spesies ikan karang. Upaya perlindungan dan pengelolaan berkelanjutan di wilayah segitiga karang, termasuk Indonesia menjadi prioritas dalam rangka menjaga ekosistem pesisir, ketersedian stok ikan dan ketahanan pangan dari laut.

Coral Reef Rehabilitation and Management Program (COREMAP) adalah program nasional untuk upaya rehablitasi, konservasi dan pengelolaan ekosistem terumbu karang secara bekelanjutan. Program COREMAP tersebut dirancang dalam 3 (tiga) fase, Fase I Inisiasi (1998-2004), Fase II Akselerasi (2005-2011), dan Fase III Penguatan Kelembagaan (2014-2019). COREMAP Fase III disejalankan dan diselaraskan dengan program nasional dan regional tentang pengelolaan terumbu karang di wilayah segitiga terumbu karang dunia yang dikenal dengan Coral Triangle Initiative (CTI), sehingga COREMAP Fase III selanjutnya disebut dengan COREMAP-CTI. Tujuan pengembangan Program COREMAP-CTI adalah mendorong penguatan kelembagaan yang terdesentralisasi dan terintegrasi untuk pengelolaan sumberdaya terumbu karang, ekosistem terkait dan biodiversitas secara berkelanjutan bagi kesejahteran masyarakat pesisir. 

Padang lamun bersama-sama dengan terumbu karang dan mangrove merupakan ekosistem penting yang terdapat di perairan pesisir dan perlu dijaga kelestariannya agar tetap terjaga fungsinya sebagai sumber daya bagi hidup dan penghidupan masyarakat pesisir. Oleh karena itu, padang lamun dimasukkan kedalam program COREMAP-CTI 2014-2019.

Buku Panduan Monitoring Padang Lamun disusun sebagai panduan untuk keseragaman pemantauan bagi pelaksana monitoring dan praktisi lainnya. Buku panduan berisi metode pengambilan data monitoring dari Seagrass Watch dan Seagrass Net. Untuk mendapatkan keseragaman hasil yang dapat dibandingkan baik secara temporal maupun secara spatial, dari wilayah monitoring padang lamun wilayah COREMAP-CTI di perairan Indonesia.

Semoga buku panduan ini dapat digunakan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya.