Inisiatif Segitiga Terumbu Karang û Coral Triangle Initiative/CTI

Inisiatif Segitiga Terumbu Karang รป Coral Triangle Initiative/CTI, akan merayakan pusat keanekaragaman hayati kelautan dunia, dengan lebih dari 50 (lima puluh) acara yang diselenggarakan di hampir 100 tempat di 6 (enam) negara, seperti Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon, dan Timor Leste akan menyemarakkan hari segitiga terumbu karang pada 9 Juni 2013, guna menggelorakan kesadaran masyarakat akan arti penting sumber daya kelautan.

Sejak 2 (dua) tahun terakhir berturut-turut hari segitiga terumbu karang dirayakan, sebagai muara yang tepat bertemunya orang-orang, organisasi, dan tatanan di hari khusus untuk merayakan keindahan dan keunikan kawasan segitiga terumbu karang serta memperkuat pemahaman dan gaung akan arti penting laut melalui berbagai kegiatan, seperti bersih-bersih pantai, pameran pendidikan, penandaan (tagging) penyu, makan malam dengan menu masakan laut yang ditangkap dan dipanen secara bertanggungjawab serta mempertimbangkan kaidah-kaidah kesinambungan.

Diperkirakan, 10.000 orang yang tinggal di lintas negara di kawasan segitiga terumbu karang akan dengan suka cita melibatkan diri dan larut dalam semarak perayaan hari segitiga terumbu karang tahun ini.

Segitiga terumbu karang adalah tempat yang baik untuk lahir, tumbuh, dan berkembangnya ikan dengan tersedianya kawasan untuk pemijahan dan jalur perlintasan jenis ikan yang hidup di laut terbuka dan memiliki nilai jual tinggi, seperti Tuna. Segitiga terumbu karang diyakini oleh para ahli kelautan sebagai pusat kehidupan laut dunia karena di dalamnya terdapat 76% jenis karang dan 37% jenis ikan karang dari yang ada di seluruh dunia dan terdapatnya ribuan paus, hiu, lumba-lumba, pari serta 6 dari 7 jenis penyu laut yang hidup di dunia.

Kawasan ini merupakan kumpulan harta bawah laut yang menopang secara langsung kehidupan lebih dari 120 juta orang yang bergantung pada sumber daya kelautan sebagai sumber makanan dan mata pencaharian. Namun, pembangunan di kawasan pesisir, penangkapan ikan yang merusak, pariwisata yang tidak berkesinambungan, dan perubahan iklim mengancam secara serius ekosistem terumbu karang yang paling mempesona di dunia ke jurang kehancuran.

Di Indonesia, beberapa kegiatan utama yang dapat melambangkan kemeriahan peringatan hari segitiga terumbu karang, seperti di Minahasa, Sulawesi Utara akan menggelar kegiatan rehabilitasi terumbu karang, pelepasan penyu yang baru menetas, dan penanaman 5.000 bibit bakau di desa Kumu, Tombariri. Selanjutnya, di Bali, CTI akan menggelar pameran fotografi. Lalu, di Mataram, Lombok akan meramaikan dengan bersih-bersih pantai.